<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>1m4muddin's Weblog</title>
	<atom:link href="http://1m4muddin.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://1m4muddin.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2012 13:45:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='1m4muddin.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>1m4muddin's Weblog</title>
		<link>http://1m4muddin.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://1m4muddin.wordpress.com/osd.xml" title="1m4muddin&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://1m4muddin.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>INTERNET KREATIF</title>
		<link>http://1m4muddin.wordpress.com/2011/01/03/internet-kreatif/</link>
		<comments>http://1m4muddin.wordpress.com/2011/01/03/internet-kreatif/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 15:38:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>im4mfrances</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1m4muddin.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Synergizing Education &#38; Creative Industry with ICT Industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT) telah menjadi bendera baru bagi Norway. Saat ini industri ICT merupakan industri land-based kedua terbesar di Norway berdasarkan pergantian yang terjadi (turnover), dan tidak hanya menciptakan kekayaan tapi juga merupakan pemasok vital bagi sektor bisnis dan umum lainnya. Industri ini terdiri dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=58&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Synergizing  Education &amp; Creative Industry with ICT</em></strong></p>
<p>Industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT) telah menjadi bendera  baru bagi Norway. Saat ini industri ICT merupakan industri land-based  kedua terbesar di Norway berdasarkan pergantian yang terjadi (turnover),  dan tidak hanya menciptakan kekayaan tapi juga merupakan pemasok vital  bagi sektor bisnis dan umum lainnya. Industri ini terdiri dari berbagai  jenis perusahaan berteknologi tinggi yang menciptakan jenis  telekomunikasi baru, perangkat keras dan lunak ICT, produk elektronik  untuk industri, serta menyediakan layanan konsultasi. Beberapa sosial media yang saat ini banyak diminati  yaitu Facebook, Twitter, Digg, WordPress, Youtube, dll.</p>
<div>Pengguna Internet di Indonesia yang paling dominan  adalah Remaja usia 15th-19th yaitu sebanyak 64%. Artinya, sebagian besar  pengguna Internet di Indonesia adalah usia produktif. Pengguna Facebook  di Indonesia saat ini sudah mencapai +/- 29,8jt orang dan 58%  diantaranya lebih suka dengan social networking.</div>
<div></div>
<div>Berikut ini adalah data 10 Web Terbesar</div>
<div><strong>Indonesia </strong></div>
<div>1. facebook.com                                       6. kaskus.us</div>
<div>2.  google.com                                           7. youtube.com</div>
<div>3.  google.co.id                                          8. wordpress.com</div>
<div>4.  yahoo.com                                            9. detik.com</div>
<div>5. blogger.com                                        10. 4shared.com</div>
<div></div>
<div>Dari 10 web di atas , hanya ada 2 web dari Indonesia yaitu kaskus.us dan detik.com</div>
<div></div>
<div>
<div><strong>Cina</strong></div>
<div>1.  baidu.com                                              6. 163.com</div>
<div>2.  qq.com                                                    7. sohu.com</div>
<div>3.  taobao.com                                           8. google.com</div>
<div>4.  sina.com.cn                                           9. soso.com</div>
<div>5. google.com.h                                      10. youku.com</div>
</div>
<div></div>
<div>
<div>Sebuah pertanyaan besar yang sampai saat ini mungkin  kita tidak mengetahui jawabannya</div>
<div>&#8220;Mengapa  Facebook dan Yahoo tidak menjadi web terbesar di Cina?&#8221;</div>
</div>
<div></div>
<div>Trend pengangguran angkatan kerja terdidik menunjukkan  peningkatan dari tahun ke tahun. Menurut para pakar, Dunia pendidikan  di Indonesia belum mampu mencetak tenaga kerja yang produktif dan  kreatif. Perubahan dunia kerja terlihat nyata didepan kita, namun  seringkali kita tidak menyadarinya. Ironisnya lulusan Fakultas Teknik di  Indonesia merupakan lulusan terbanyak dibandingkan dengan Hongkong.  Sedangkan India dengan lulusan Fakultas Teknik terkecil sudah bisa  menempatkan/menumbuhkan IT di India.</div>
<div></div>
<div>
<div><strong>Fakta!</strong></div>
<div>1. Sebagian besar devisa negara &#8220;melayang&#8221; dari total  belanja nasional infrastruktur telekomunikasi.</div>
<div>2. Pertumbuhan infrastruktur telekomunikasi yang pesat  belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan industri  manufaktur dalam negeri.</div>
<div>3. Peran  Industri Dalam Negeri (IDN) selama ini hanya sebagai &#8220;peran pembantu&#8221;  dan &#8220;penonton&#8221; dalam penggelaran perangkat infrastruktur telekomunikasi.</div>
<div>4. IDN dan industri pendukungnya yang</div>
<div>* Tidak &#8220;sukup modern&#8221;</div>
<div>* Skala kecil</div>
<div>* Tidak kompetitif</div>
<div>* Sumber daya manusia yang langka, kurang  terlatih dan teruji</div>
<div>Transformasi Ekonomi</div>
<div>Ekonomi Industri  &#8212;&#8212;&#8211;&gt;  Ekonomi Kreatif</div>
<div>Industri Kreatif merupakan industri  yang bersumber dari ketrampilan dan talenta individu yang memiliki  potensi untuk menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran melalui  kreatifitas dan daya inovasi yang dapat di exploitasi dalam bentuk  kekayaan intelektual.</div>
<div><em><strong>&#8220;Creativity  is a gift</strong></em></div>
<div><em><strong>we all  receive it at birth,</strong></em></div>
<div><em><strong>but we must  practice it in order</strong></em></div>
<div><em><strong>to  keep it&#8221;</strong></em></div>
<div>Karakteristik Industri Kreatif</div>
<div>1.<em><strong> </strong></em>Advertising</div>
<div>2. Antiques</div>
<div>3.  Architecture</div>
<div>4. Crafts</div>
<div>5. Computer Service &amp; Software</div>
<div>6. Design</div>
<div>7. Fashion</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/1m4muddin.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/1m4muddin.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/1m4muddin.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/1m4muddin.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/1m4muddin.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/1m4muddin.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/1m4muddin.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/1m4muddin.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/1m4muddin.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/1m4muddin.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/1m4muddin.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/1m4muddin.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/1m4muddin.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/1m4muddin.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=58&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1m4muddin.wordpress.com/2011/01/03/internet-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/438a02d6381d3bf3fc884833dc10cecf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">1m4muddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GPRS  &amp; 3G,3,5G</title>
		<link>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/12/01/gprs-3g35g/</link>
		<comments>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/12/01/gprs-3g35g/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 07:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>im4mfrances</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1m4muddin.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[*).PENGERTIAN GPRS •GPRS (singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Sering disebut pula dengan teknologi 2,5G. •GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip &#8216;tunnelling&#8217;. Ia menawarkan laju data yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=52&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong><span style="color:#3333ff;"><span style="color:#ff6600;">*).PENGERTIAN GPRS</span><br />
</span></strong>•GPRS (singkatan <a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" target="_parent">bahasa Inggris</a>: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau <a title="CSD (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=CSD&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">CSD</a>. Sering disebut pula dengan teknologi <a title="2,5G (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2%2C5G&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">2,5G</a>.<br />
•GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip &#8216;tunnelling&#8217;. Ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6kbps yang dapat disediakan oleh rangkaian tersakelar GSM.</p>
<p>•Kanal-kanal radio ganda dapat dialokasikan bagi seorang pengguna dan kanal yang sama dapat pula digunakan secara berbagi (&#8216;sharing&#8217;) di antara beberapa pengguna sehingga menjadi sangat efisien.<br />
•Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:<br />
•Konfigurasi dan alokasi time slot pada level <a title="BTS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/BTS" target="_parent">BTS</a><br />
•Software yang dipergunakan<br />
•Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan</div>
<div></div>
<div>
<strong>KOMPONEN UTAMA DALAM GPRS</strong></div>
<div>
•komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah :<br />
•<a title="GGSN (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=GGSN&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">GGSN</a> (Gateway GPRS Support Node): gerbang penghubung jaringan GPRS ke jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai interface ke <a title="PDN (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PDN&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">PDN</a> (Public Data Network), information routing, network screening, user screening, address mapping.<br />
•<a title="SGSN (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=SGSN&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">SGSN</a> (Serving GPRS Support Node): gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS. Komponen ini berfungsi untuk mengantarkan paket data ke MS, update pelanggan ke <a title="HLR (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=HLR&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">HLR</a>, registrasi pelanggan baru.<br />
•<a title="PCU (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PCU&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">PCU</a> : komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS</div>
<p>•SGSN bertugas : 1. Mengirim paket ke Mobile Station (<a title="MS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/MS" target="_parent">MS</a>) dalam satu area 2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS (management mobility) 3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya (location management) 4. SGSN dihubungkan ke <a title="BSS (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=BSS&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">BSS</a> pada GSM dengan koneksi Frame Relay melalui PCU (Packet Control Unit) di dalam BSC<br />
•GGSN bertugas : 1. Sebagai interface ke jaringan <a title="IP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/IP" target="_parent">IP</a> external seperti : public internet atau mobile service provider 2. Meng-update informasi routing dari <a title="PDU (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PDU&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_parent">PDU</a> ( Protokol Data Units ) ke SGSN.</p>
<p><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#00cc00;"><span style="font-size:14px;">Cara Kerja GPRS:<br />
Pertimbangan semua teknologi yang berkaitan dengan layanan-layanan baru yang akan dipasarkan harus mampu diimplementasikan dalam piranti-piranti volume tinggi yaitu dapat diproduksi secara besar-besaran dengan harga murah, seperti telepon bergerak sangat sederhana dan radio panggil 2 arah. Teknik transmisi data pada GSM saat ini bersifat membatasi pertumbuhan komunikasi data bergerak, kanal yang bersifat tunggal dan berkecepatan rendah, selalu diperuntukan khusus bagi setiap pengguna data selama durasi komunikasi (bersifat dedicated), misalnya untuk SMS (Short Message Service) 9,6 kbps.<br />
Pendekatan komunikasi bersifat tersakelar, pada akhirnya menyebabkan reduksi atau pengurangan kapasitas sistem secara keseluruhan dan memboroskan lebar pita. Kondisi ini mendorong naiknya biaya operasi bagi operator jaringan yang akhirnya akan dibebankan kepada pengguna. GPRS yang menggunakan teknologi tersakelar paket (Packet Switching) memungkinkan semua pengguna dalam sebuah sel dapat berbagi sumber-sumber yang sama. Para pelanggan menggunakan spektrum radio hanya ketika benar-benar mentransmisikan data.</p>
<p>Keunggulan GPRS:<br />
GPRS memungkinkan para pelanggan dapat:<br />
1.	Menciptakan fase hubungan lebih cepat.<br />
2.	Tetap terhubung secara permanen.<br />
3. Menggunakan kecepatan pertukaran (170kbps) data lebih tinggi. Laju kecepatannya lebih dari cukup untuk sebagian besar aplikasi pasar massal, seperti: Akses intranet/internet bergerak dan Informasi kepadatan lalu-lintas, jadwal perjalanan/sistem reservasi.<br />
4. Hanya membayar biaya tiap bit yang ditransfer saja. Karena GPRS berbasis paket, biaya atau tarif penggunaannya ditentukan oleh banyaknya data yang ditransfer bukan berdasarkan waktu hubungannya.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kelemahan dari GPRS ialah untuk mendapatkan koneksi internet secara mobile, kitra harus melakukan setting tertentu pada telepon selular kita. Kelemahan lainnya ialah harga layanan yang relatif mahal.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>PENGERTIAN 3G/3,5G</strong><br />
</span></span></p>
<p><span style="font-weight:bold;">3G </span>adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: <span style="font-weight:bold;font-style:italic;color:#33cc00;">third-generation technology</span> atau biasa dibaca: <span style="font-weight:bold;color:#006600;">triji</span>. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless).</p>
<p>sebagaimana <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/3G" target="_blank">dikutip</a> oleh FCC, yang mendefinisikan 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:</p>
<p>* Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).<br />
* Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).<br />
* Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Ada pun perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:</span></p>
<p>1. <span style="font-weight:bold;">Generasi pertama</span>: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System)</p>
<p>2. <span style="font-weight:bold;">Generasi kedua</span>: digital, kecepatan rendah &#8211; menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT</p>
<p>3. <span style="font-weight:bold;">Generasi ketiga</span>: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.</p>
<p>Antara generasi kedua dan generasi ke-3, sering disisipkan Generasi 2,5, yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) &amp; EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA</p>
<p>3G adalah istilah yang digunakan untuk teknologi telepon bergerak generasi ke-3, teknologi ini merupakan pengembangan dari generasi ke-2 (2G). 3G merepresentasikan evolusi untuk kapasitas, kecepatan data dan kemampuan layanan baru. Layanan yang terkait dengan 3G adalah layanan perpindahan data baik berupa voice data maupun non-voice data.<br />
<span style="font-weight:bold;">Sejarah singkat 3G </span></p>
<p>3G adalah hasil dari spesifikasi yang diinginkan oleh IMT-2000 (International Mobile Telecommunication – 2000) ITU (International Telecommunication Union). 3G diharapkan merupakan satu teknologi standar yang digunakan oleh seluruh dunia, akan tetapi pada kenyataannya 3G terbagi menjadi 3 kubu.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Teknologi 3G yang ada saat ini:</span></p>
<p>* UMTS (W-CDMA). UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) dikembangkan oleh Eropa dan Jepang.</p>
<p>* CDMA2000. Digunakan dan dikembangkan oleh Amerika.</p>
<p>* TD-SCDMA. Sedang dalam pengembangan oleh RRC.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Mengapa 3G? </span></p>
<p>* Sistem 3G dibutuhkan untuk memberikan layanan bit rate tinggi yang memungkinkan gambar dan video dengan kualitas tinggi dikirim dan diterima melalui wireless network.</p>
<p>* 3G juga diharapkan untuk memberikan akses ke internet dengan bit rate yang tinggi pula.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Karakteristik 3G </span></p>
<p>* Layanan suara dan data dengan bit rate tinggi, termasuk layanan multimedia.<br />
* Packet-switch.<br />
* Campuran dari berbagai layanan<br />
* Enhanced Multiple Access Techniques.<br />
* Pola modulasi dengan efisiensi yang tinggi.<br />
* Bisa berdampingan dengan 2G.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Kendala-kendala dalam pengaplikasian 3G </span></p>
<p>* Mendefinisikan teknologi yang akan dipakai<br />
* Daerah yang akan diimplentasikan<br />
* Hambatan pada implementasi global<br />
* Siapa yang akan diuntungkan<br />
* Keuntungan apa yang akan diperoleh</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Evolusi 3G</span> dan <span style="font-weight:bold;">Perencanaan Jaringan (Network Planning) </span></p>
<p>Perancangan Jaringan (Network Planning) adalah suatu langkah-langkah yang digunakan untuk menghasilkan suatu jaringan yang optimal dengan tetap memenuhi kapasitas dan cakupan yang diinginkan oleh penyedia layanan telekomunikasi.</p>
<p>3G haruslah menjadi pelengkap 2G, bukan pengganti ataupun menjadi layanan utama yang berdiri sendiri.</p>
<p><strong>Definisi:</strong><br />
Secara umum, ITU-T, sebagaimana dikutip oleh FCC mendefinisikan 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:<br />
Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).<br />
Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).<br />
Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.</p>
<p><strong>Teknologi 3G</strong><br />
Pada saat ini ada dua cabang dari pengembangan 3G, yaitu dari sisi GSM (Global System for Mobile Communication)yang dipelopori oleh 3G Partnership Project dan CDMA (Code Division Multiple Access) yang dipelopori oleh 3G Partnership Project 2 (3GPP2). Kedua teknologi tidak kompatibel dan sesungguhnya saling berkompetisi.<br />
Salah satu alasan mengapa layanan 3G dapat memberikan throughput yang lebih besar adalah karena penggunaan teknologi spektrum tersebar yang memungkinkan data masukan yang hendak ditransimisikan disebar di seluruh spektrum frekuensi. Selain mendapatkan pita lebar yang lebih besar, layanan berbasis spektrum tersebar jauh lebih aman daripada timeslot dan/atau frequency slot.<br />
Jaringan 3G tidak merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Layanan 3G juga telah digembar-gemborkan namun pada kenyataannya, banyak ditemui kegagalan. Negara Jepang dan Korea Selatan adalah contoh dimana layanan 3G berhasil. Hal ini sangat mungkin disebabkan oleh faktor:<br />
1.Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.<br />
2.Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.<br />
3.Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.</p>
<p><strong>*).Pengertian 3,5G<br />
</strong><br />
3,5G atau dikenal juga sebagai super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (&gt;2Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan bertukar data video (video sharing).<br />
Teknologi ini merupakan penyempurnaan teknologi sebelumnya dengan menutupi semua keterbatasan 3G. Contohnya layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.</p>
<p>Teknologi 3,5G<br />
Teknologi 3,5G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.</p>
<p>Beberapa penggunaan teknologi 3,5 G<br />
1.HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). HSDPA merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson dimana teknologi ini merupakan protokol tambahan pada sistem WCDMA (wideband CDMA) yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi.<br />
2.WiBro(Wireless Broadband). WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WinBro mampu mengirimkan data dengan kecepatan hingga 50 Mbps.</p>
<p>Spesifikasi<br />
Platform<br />
Kecepatan<br />
GPRS<br />
max 115 Kbps<br />
EDGE<br />
max 236 Kbps<br />
3G<br />
max 384 Kbps<br />
HSDPA (3,5G)<br />
max 3.6 Mbps</p>
<p>Aplikasi<br />
Teknologi 3,5G ini memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat.<br />
<strong>Keunggulan</strong><br />
Berbekal bandwith hingga 3,6 megabit per detik (mbps), kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kilobit per detik (kbps). Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G hanya mampu sampai di 150 kilobit per detik (kbps). Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kilo bit per detik (kbps). Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/1m4muddin.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/1m4muddin.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/1m4muddin.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/1m4muddin.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/1m4muddin.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/1m4muddin.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/1m4muddin.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/1m4muddin.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/1m4muddin.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/1m4muddin.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/1m4muddin.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/1m4muddin.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/1m4muddin.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/1m4muddin.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=52&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/12/01/gprs-3g35g/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/438a02d6381d3bf3fc884833dc10cecf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">1m4muddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/14/35/</link>
		<comments>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/14/35/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 13:33:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>im4mfrances</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1m4muddin.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[/* * To change this template, choose Tools &#124; Templates * and open the template in the editor. */ package pertemuan4; import javax.swing.*; /** * * @author Imamuddin.A. */ public class Tugas_4 { /** * @param args the command line arguments */ public static void main(String[] args) { String input; int angka; input = JOptionPane.showInputDialog(”Masukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=35&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>/*<br />
* To change this template, choose Tools | Templates<br />
* and open the template in the editor.<br />
*/</p>
<p>package pertemuan4;<br />
import javax.swing.*;<br />
/**<br />
*<br />
* @author Imamuddin.A.<br />
*/<br />
public class Tugas_4 {</p>
<p>/**<br />
* @param args the command line arguments<br />
*/<br />
public static void main(String[] args) {<br />
String input;<br />
int angka;<br />
input = JOptionPane.showInputDialog(”Masukan Angka”);<br />
angka = Integer.parseInt(input);<br />
if (angka &gt; 0){<br />
int hitung = (angka % 2);<br />
String keterangan = (hitung == 0)?”Bilangan Genap”:”Bilangan Ganjil”;<br />
JOptionPane.showMessageDialog(null,”Keterangan = ” +keterangan);<br />
}</p>
<p>// TODO code application logic here<br />
}</p>
<p>}</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/1m4muddin.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/1m4muddin.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/1m4muddin.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/1m4muddin.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/1m4muddin.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/1m4muddin.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/1m4muddin.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/1m4muddin.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/1m4muddin.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/1m4muddin.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/1m4muddin.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/1m4muddin.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/1m4muddin.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/1m4muddin.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=35&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/14/35/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/438a02d6381d3bf3fc884833dc10cecf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">1m4muddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/14/31/</link>
		<comments>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/14/31/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 13:11:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>im4mfrances</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1m4muddin.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[/* * To change this template, choose Tools &#124; Templates * and open the template in the editor. */ package aa04_2008420037; import java.io.*; /** * * @author imamuddin . A. */ public class tugas4 { /** * @param args the command line arguments */ public static void main(String[] args) throws Exception{ DataInputStream ovi = new [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=31&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>/*<br />
* To change this template, choose Tools | Templates<br />
* and open the template in the editor.<br />
*/</p>
<p>package aa04_2008420037;<br />
import java.io.*;</p>
<p>/**<br />
*<br />
* @author imamuddin . A.<br />
*/<br />
public class tugas4 {</p>
<p>/**<br />
* @param args the command line arguments<br />
*/<br />
public static void main(String[] args) throws Exception{<br />
DataInputStream ovi = new DataInputStream (System.in);<br />
int nilai1, nilai2;<br />
String operan;<br />
System.out.print(”Masukkan nilai1 :”);<br />
nilai1 = Integer.parseInt(ovi.readLine());<br />
System.out.print(”Masukkan operan :”);<br />
operan = ovi.readLine();<br />
System.out.print(”Masukkan nilai2 :”);<br />
nilai2 = Integer.parseInt(ovi.readLine());</p>
<p>if (operan.equals(”+”))<br />
System.out.println(nilai1 + nilai2);<br />
else if (operan.equals(”-”))<br />
System.out.print(nilai1 &#8211; nilai2);<br />
else if (operan.equals(”*”))<br />
System.out.print(nilai1 * nilai2);<br />
else if (operan.equals(”/”) &amp;&amp; nilai2 != 0)<br />
System.out.print(nilai1 / nilai2);<br />
else if (operan.equals(”/”) &amp;&amp; nilai2 == 0)<br />
System.out.print(”Pembagian dengan 0″);<br />
else<br />
System.out.println(”operator tidak dikenal”);</p>
<p>// TODO code application logic here<br />
}</p>
<p>}</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/1m4muddin.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/1m4muddin.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/1m4muddin.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/1m4muddin.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/1m4muddin.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/1m4muddin.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/1m4muddin.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/1m4muddin.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/1m4muddin.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/1m4muddin.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/1m4muddin.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/1m4muddin.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/1m4muddin.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/1m4muddin.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=31&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/14/31/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/438a02d6381d3bf3fc884833dc10cecf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">1m4muddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembulatan Bilangan</title>
		<link>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/13/pembulatan-bilangan/</link>
		<comments>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/13/pembulatan-bilangan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 02:16:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>im4mfrances</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1m4muddin.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[/* * To change this template, choose Tools &#124; Templates * and open the template in the editor. */ package tugas4; import javax.management.monitor.CounterMonitor; import javax.swing.*; /** * * @author Imamuddin.A. */ public class Tugas_4_02 { /** * @param args the command line arguments */ public static void main(String[] args) { String input; double alas; double [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=29&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>/*<br />
* To change this template, choose Tools | Templates<br />
* and open the template in the editor.<br />
*/</p>
<p>package tugas4;<br />
import javax.management.monitor.CounterMonitor;<br />
import javax.swing.*;<br />
/**<br />
*<br />
* @author Imamuddin.A.<br />
*/<br />
public class Tugas_4_02 {</p>
<p>/**<br />
* @param args the command line arguments<br />
*/<br />
public static void main(String[] args) {<br />
String input;<br />
double alas;<br />
double tinggi;<br />
double luas,kel, miring;<br />
input = JOptionPane.showInputDialog(&#8220;Alas&#8221;);<br />
alas = Integer.parseInt(input);<br />
input = JOptionPane.showInputDialog(&#8220;Tinggi&#8221;);<br />
tinggi = Integer.parseInt(input);</p>
<p>luas = alas * tinggi/2;<br />
JOptionPane.showMessageDialog(null, &#8220;Luas &#8221; + luas);</p>
<p>//Keliling segitiga<br />
double kuadrat = (Math.pow(alas, 2))+(Math.pow(tinggi, 2));<br />
miring = Math.sqrt(kuadrat);<br />
kel = (alas+tinggi+miring);<br />
double bulat = Math.round(kel);<br />
JOptionPane.showMessageDialog(null, &#8220;Keliling &#8221; + kel);<br />
JOptionPane.showMessageDialog(null, &#8220;Keliling &#8221; + bulat);<br />
System.exit(0);<br />
// TODO code application logic here<br />
}</p>
<p>}</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/1m4muddin.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/1m4muddin.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/1m4muddin.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/1m4muddin.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/1m4muddin.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/1m4muddin.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/1m4muddin.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/1m4muddin.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/1m4muddin.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/1m4muddin.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/1m4muddin.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/1m4muddin.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/1m4muddin.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/1m4muddin.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=29&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/11/13/pembulatan-bilangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/438a02d6381d3bf3fc884833dc10cecf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">1m4muddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Moore&#8217;s Law</title>
		<link>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/09/20/about-me/</link>
		<comments>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/09/20/about-me/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 04:06:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>im4mfrances</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1m4muddin.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Hukum Moore Moore&#8217;s Law yang berusia 40 tahun hari ini, diakui banyak pihak sebagai pendorong revolusi komputer. Secara singkat dapat disebutkan bahwa jumlah transistor chip komputer dengan harga yang sama meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan. Kecenderungan tersebut terbukti benar sampai saat ini. Jika chip pertama Intel tahun 1971 hanya memuat 2300 transistor, chip [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=7&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><strong>Hukum Moore</strong></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;"><em>Moore&#8217;s Law</em> yang berusia 40 tahun hari ini, diakui banyak pihak sebagai pendorong revolusi komputer. Secara singkat dapat disebutkan bahwa jumlah transistor chip komputer dengan harga yang sama meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan. Kecenderungan tersebut terbukti benar sampai saat ini. Jika chip pertama Intel tahun 1971 hanya memuat 2300 transistor, chip terakhir mampu memuat 1,7 milyar transistor. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Siapa menyangka prediksi sesaat Gordon Moore tentang masa depan teknologi semikonduktor menjadi panduan penting industri mikroelektronika. Moore mengaku kaget karena banyak orang yang merespon pendapatnya tentang masa depan chip silikon, yang dia sendiri tidak terlibat langsung sebelumnya. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Prediksi Moore yang dimuat dalam majalah Electronics tanggal 19 April 1965 tersebut mulai dipelajari banyak orang di seluruh dunia. Artikel tersebut adalah satu diantara lima artikel tentang masa depan elektronika yang dimuat untuk memperingati 35 tahun majalah Electronics. Di antaranya ada artikel yang ditulis eksekutif Motorola, ilmuwan NASA, dan Henri Busignies. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Dalam uraiannya, Moore mulai dengan prediksi bahwa masa depan elektronika berhubungan erat dengan masa depan IC (integrated circuit) &#8211; teknologi yang belum populer saat itu. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">&#8220;IC akan mendorong perkembangan komputer pribadi, termasuk piranti penghubung antarkomputer, pengendali otomatis untuk kendaraan, dan piranti komunikasi portabel,&#8221; lanjut Moore. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Moore menuliskan tahap perkembangan IC dengan menyatakan bahwa pada harga yang sama, kemampuan IC meningkat dua kali lipat setiap tahun. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">&#8220;Dalam jangka pendek, kecenderungan tersebut diharapkan berlanjut, atau bahkan meningkat,&#8221; tulis Moore. &#8220;Sementara untuk jangka panjang, kecenderungannya tidak dapat dipastikan meskipun tidak ada alasan untuk mempercayai bahwa akan konstan dalam sepuluh tahun.&#8221; </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Prediksi itulah yang kemudian dikenal sebagai <em>Moore&#8217;s Law</em>. Hanya saja, Moore memperbaiki prediksinya dengan mengatakan bahwa kecenderungan berlipat dalam dua tahun pada tahun 1975. Dia sendiri tidak pernah menyatakan menjadi 18 bulan sebagaimana diyakini saat ini. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Dengan demikian, <em>Moore&#8217;s Law</em> bukanlah persamaan matematika yang diturunkan dari persamaan yang rumit dan penelitian bertahun-tahun. Moore hanya menyampaikan sebagian kecil penjelasan tentang masa depan elektronika. <em>Moore&#8217;s Law</em> tidak seperti hukum grafitasi yang kebenarannya mutlak. Chip yang baru tidak harus memiliki kemampuan berlipat. Namun selama hal tersebut masih memungkinkan, industri akan menjadikan Moore&#8217;s law sebagai standar untuk menghasilkan chip yang diinginkan. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">&#8220;Semakin banyaknya transistor yang mengisi sebuah chip bukan semata-mata hanya untuk menambah kecepatan, melainkan untuk menambah semakin banyak fungsi,&#8221; jelas Norhizam Kadir, PR Manager Intel untuk wilayah Indonesia/Malaysia/Filipina saat dihubungi KCM lewat email. </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;"><strong>Resolusi digital</strong> </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Hukum Moore menggerakkan industri yang ingin selalu meningkatkan kemampuan chip-nya. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Hidup makin mudah dengan kemampuan chip yang terus meningkat, ukuran yang semakin kecil, dan cocok digunakan untuk aplikasi bergerak seperti HP, PDA, laptop, atau flashdisk. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">&#8220;Saat komputasi dan komunikasi bergabung dan mempengaruhi nyaris seluruh aspek kehidupan, permintaan semakin bertambah untuk perangkat-perangkat yang memiliki fungsi lebih banyak, lebih cepat, dan lebih murah. Mengikuti <em>Moore&#8217;s Law</em> merupakan hal penting untuk membantu industri-industri TI menghasilkan chip-chip yang memenuhi kebutuhan tersebut,&#8221; lanjut Hizam. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Meskipun <em>Moore&#8217;s Law</em> masih bertahan hingga saat ini, kecenderungan tersebut tentu memiliki batas. Moore percaya bahwa hal itu masih akan bertahan 10-20 tahun lagi. Berbagai upaya kini dilakukan untuk mengatasi masalah yang timbul dengan banyaknya komponen dalam IC, misalnya mereduksi panas dan mengatasi kebocoran daya. Para ilmuwan mulai mengembangkan komputasi quantum dan nanotechnology sebagai alternatif teknologi silikon. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Namun Moore sendiri skeptis terhadap upaya untuk menggantikan teknologi silikon tersebut. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">&#8220;Di lab-lab kami, Intel mengembangkan teknologi-teknologi yang diperlukan untuk memacu pertumbuhan ini,&#8221; jelas Hizam menanggapi hal tersebut. Teknologi di bawah 100 nanometer yang tetap berbasis silikon menjadi pilihan Intel untuk terus bertahan di masa depan. Saat ini Intel memasuki teknologi 65 nm didukung inovasi material High K dielektrik. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;font-family:helvetica;color:#000000;">Ketika ditanya tentang pengaruh <em>Moore&#8217;s Law</em> terhadap perkembangan teknologi Intel, Hizam mengatakan, &#8220;<em>Moore&#8217;s Law</em> tetap menjadi pembangkit fundamental perkembangan kami, dan tetap hidup dengan baik di Intel. Tapi cara kami dan pelanggan kami melihat hukum ini sudah berubah. <em>Moore&#8217;s Law</em> tidak hanya tentang transistor, melainkan juga tentang bagaimana Anda secara kreatif menggunakan transistor tersebut.&#8221; </span></p>
<p align="justify">
<p align="justify">
<p align="justify">
<p align="justify"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p align="justify"><em><strong>Spesifikasi Komputer </strong></em></p>
<p class="MsoNormal">Kita sudah bahas mengenai <a href="http://forum.kompas.com/computer-corner/229-tips-membeli-dan-memilih-komputer-yang-tepat.html" target="_blank">komponen² komputer</a>, <a href="http://forum.kompas.com/computer-corner/645-mengenal-jenis-prosesor-unt-desktop.html" target="_blank">prosesor</a>, <a href="http://forum.kompas.com/computer-corner/781-papan-bunda-yang-mempersatukan-seluruh-anggota-keluarga.html" target="_blank">motherboard</a> dan <a href="http://forum.kompas.com/computer-corner/806-memilih-vga-card-yang-sesuai.html" target="_blank">VGA card</a>. Langkah selanjutnya tentu saja menentukan spesifikasi (spek) komputer yg tepat. Sebelum menentukan spek dari komputer yg akan kita beli/rakit, hal terpenting yg hrs kita ketahui adalah kegunaan dari komputer itu. <span lang="FI">Untuk apa komputer itu? Pekerjaan kantoran kah? Main game kah? Atau graphics design dsb. Itu dulu yg hrs kita ketahui dgn pasti.</span></p>
<p>Memang sangat jarang orang beli komputer hanya unt satu kegunaan saja. Biasanya akan digunakan unt berbagai keperluan. Namun pasti ada prioritas, fungsi apa yg akan diutamakan. Kecuali dananya tidak terbatas, maka kita bisa beli komputer dgn semua komponen yg paling canggih, pasti bisa memenuhi semua kebutuhan.</p>
<p>Justru karena dana yg terbatas itulah maka kita hrs memilih spek komputer yg akan kita beli dgn sangat seksama. Jadi langkah kedua adalah ambil buku tabungan dan lihat berapa dana yg tersedia buat dibelanjakan komputer. Penetapan anggaran belanja ini juga harus realistis. Agak muskil bila kita menghendaki komputer lengkap untuk dipakai desain grafis tapi dana yg ada cuma 4 juta, misalnya. Bukannya tidak bisa, tapi nanti bukan kepuasan kerja yg didapat melainkan hanya sumpah serapah dan kepala pusing.</p>
<p><span lang="SV">Anggaran dana ini juga menentukan pada level mana spek komputer kita. </span>Apakah level terendah (low-end/entry level), menengah (mid-end/mainstream) atau level yg cukup tinggi (high-end). Low-end komputer adalah spek minimal. masih bisa berfungsi dgn baik sesuai kegunaannya, namun tentu saja kemampuannya terbatas. Mid-end komputer secara umum merupakan komputer yg value (ratio performance/ price) paling baik. Bisa mengerjakan semua kebutuhan kita dgn baik tanpa mengeluarkan dana yg terlampau besar. Tapi kalau kita menghendaki komputer dgn performance tertinggi, maka high-end komputer adalah pilihannya dgn konsekuensi tangan hrs masuk lbh dalam lagi ke dompet kita.</p>
<p>Kita ambil contoh riil saja. Misalnya kita mau beli komputer multi fungsi unt seluruh anggota keluarga. Si Bapak pakai unt tugas² kantor seperti mengerjakan Laporan, Presentasi dll. Si Ibu pakai unt browsing internet. Si Sulung yg sdh kuliah perlu unt belajar desain grafis. Si Bungsu sedang getol²nya main game tembak²an. Setelah Presiden berunding dgn Menteri Keuangan, maka ditetapkan RABK (Rencana Anggaran Belanja Komputer) sebesar maksimal 10 juta.</p>
<p><span lang="FI">Okey kita punya duit 10 juta. Langkah pertama tentukan perangkat apa saja yg akan dibeli. CPU + monitor + keyboard, itu sudah pasti. Oh iya, Si Bapak perlu juga printer unt mencetak laporannya. </span>Si Sulung perlu mouse pen (mouse berbentuk spt pena) unt memudahkan dia dlm desain grafis dan scanner. Si Ibu usul mejanya hrs yg enak dipandang dari unsur estetika krn komputert akan ditaruh di ruang tamu. Si Bungsu maunya pakai monitor LCD yg layar lebar kayak yg biasa dia pakai kalau main di Game Center.</p>
<p>Selanjutnya peritahkan Si Sulung untuk akses internet dari kampusnya biar gratis. <span lang="FI">Suruh dia masuk ke </span><a href="http://www.rakitan.com/" target="_blank"><span lang="FI">www.rakitan.com</span></a><span lang="FI"> atau </span><a href="http://www.viraindo.com/" target="_blank"><span lang="FI">www.viraindo.com</span></a><span lang="FI"> atau </span><a href="http://www.bhineka.com/" target="_blank"><span lang="FI">www.bhineka.com</span></a><span lang="FI">. Kalau di kampusnya ada printer, minta dia mencetak daftar harga lengkapnya. Kalau perlu dia harus masuk ke website produsen dari komponen² yg mau dibeli untuk membandingkan spesifikasi antara satu type dgn type lainnya.</span></p>
<p>Sesudah diinventarisasi segala perangkat yg mau dibeli dan cari tahu harga²nya, sisihkan dana yg sesuai. Printer si Bapak harganya 500 rb, meja si Ibu 350 rb, mouse pen si Sulung beli yg 450 rb saja krn dia juga masih belajar (tdk perlu yg canggih seharga 3 jt lbh) dan scannernya 600 rb. Monitor LCD 19&#8243; wide unt Si Bungsu makan anggaran 2,2 jt. Total jenderal unt tetek bengek habis 4,1 jt jadi sisa duit tinggal 5,9 jt.</p>
<p>Kemudian tentukan juga komponen² yg mutlak hrs ada. Keyboard + mouse beli yg 150 rb saja sdh sangat memadai. Lalu DVD combo (DVD-ROM + CD writer) hrs ditebus dgn duit 250 rb. Casing tanpa power supply yg kelas lumayan 250 rb. <span lang="SV">Hard disk, krn mau dipakai ramai², beli yg 250 GB SATA, kena 700 rb. Dananya kepotong lagi 1,35 jt. Sisanya tinggal 4,55 jt buat jerohan komputer (prosesor. mobo, VGA card, RAM dan power supply).</span></p>
<p>Nah sekarang episode pusing kepala baru dimulai. Mau beli prosesor yg mana dgn mobo type apa? Untuk jaman sekarang, rasanya prosesor single core sdh tdk masuk hitungan. Harus dual core minimal. Dual core yg mana? AMD atau Intel? Musyawarah unt mufakat ternyata tdk tercapai, terpaksa voting. Hasilnya 3 lawan 1 unt Intel (hanya Si Sulung yg agak melek komputer yg milih AMD). Intel yg mana? Akhirnya unt sementara ditetapkan C2D E6550, lihat di pricelist yg dibawa Si Sulung, harganya 1.6 jt. Terus mobo buat pasangannya apa? Berdasar hasil Si Sulung melanglang buana ke website para produsen, akhirnya diputuskan pakai yg chipetnya P35 saja, mau beli yg X38 duitnya kurang. Lihat anggarannya kayaknya yg merk X seharga 900 rb yg paling pas. Jadi prosesor + mobo makan anggaran 2.5 jt. Sisa dana tinggal 2,050 jt buat VGA, memory dan power supply.</p>
<p>Dana 2,050 jt di pilah² lagi. Buat VGA 1 jt sdh lumayan bagus, mau beli yg NVidia bisa dapat 8600GT, kalau lbh demen sama Mpok ATI pasti pilih HD 2600XT, tinggal cari merk dan varian yg sesuai budgetnya. <span lang="SV">Memorynya berapa GB ya? Sistem spt itu paling pas kalau pakai 2 GB. Jadi beli RAM DDR2 PC6400 2 keping @ 1 GB. Harganya 550 rb sdh bagus. Ambil kalkulator, hitung punya hitung ternyata sisa duit tinggal 500 rb. Nah ternyata ada power supply yg pure power 400 Watt harganya 400 rb juga. Sisa duit tinggal cepek. Si Ibu tersenyum lebar &#8230; bakalan ada sisa anggaran buat beli tank-top baru nih </span><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="inlineimg" title="Big Grin" src="/DOCUME~1/SKYNET~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="" width="16" height="16" /><!--[endif]--></p>
<p>Persoalan selesai? Ternyata belum &#8230; tanpa operating system komputer mana bisa berfungsi? Waduh gimana nih. Pakai O/S gratisan saja seperti LINUX? Atau rogoh kocek sekitar 1 jt lbh buat beli Windows XP buatan Microsoft? Alternatif lain, yg banyak dikutuk orang tapi paling banyak dipakai, adalah Windows buatan Miglodok. Pilihan mana yg diambil oleh keluarga sejahtera tadi tdk ada yg tahu, krn sidang dilakukan tertutup tanpa kehadiran wartawan.</p>
<p>Yg jelas akhir pekan lalu mereka ramai² ke Mangga Dua Mall unt belanja komputer. Si Bapak bahagia krn bisa nongkrong di food court sambil melototin amoy² cantik. Si Ibu gembira krn bisa belanja tank-top dgn leluasa ke ITC M2, Si Sulung senang bisa nongkrongin teknisi toko yg lagi rakitin komputernya sambil tanya ini itu, dan Si Bungsu? Ya Si Bungsu asyik berburu game² bajakan di toko² software yg banyak disana.</p>
<p>Anekdot di atas hanya sekedar ilustrasi saja, demikian pula besaran harganya. Intinya, setelah anggaran ditentukan (dan tersedia, tentu saja). Kurangkan dulu unt komponen² esensial lain yg pasti dibeli tanpa memandang spek CPU nya, seperti monitor, keyboard + mouse dsb. Baru lah sisa anggaran di-pilah² unt masing² komponen utamanya.</p>
<p>Kata kunci dari kinerja komputer adalah <strong>keseimbangan</strong> di antara kinerja masing² komponennya. Seberapa bisa, hindarkan hambatan pada salah satu komponen atau istilahnya <em>bottleneck</em>. Percuma pakai prosesor yg quad core, misalnya, kalau kapasitas memory cuma 512 MB. Pasti akan terjadi bottleneck krn kinerja prosesor yg digdaya tsb akan terhambat oleh keterbatasan memory. Ibarat naik Ferrari di Harmoni pada siang hari. Kemampuan lari Ferrarinya tdk akan bisa didayagunakan pd kondisi jalan macet spt itu. <span style="text-decoration:underline;">Kinerja suatu sistem komputer ditentukan oleh kinerja dari komponennya yg paling rendah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="text-decoration:underline;"><span lang="SV"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="text-decoration:underline;"><span lang="SV"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="text-decoration:underline;"><span lang="SV"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="text-decoration:underline;"><span lang="SV"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Power Supply</strong>:<br />
Upayakan menggunakan power supply yg baik (pure power). Jgn tergiur oleh besarnya wattage yg ditawarkan. Ingat: <span style="text-decoration:underline;">harga tdk pernah bohong</span>! Kalau ada yg menjual casing berikut power supplynya seharga 400 rb dgn iming² PSU nya 450 W (misalnya), lupakan saja. PSU jenis ini cuma di tulisan saja yg 450 W, power sebenarnya bisa dapat 250 W saja anda sudah beruntung. Kecuali hendak merakit komputer low-end dgn mobo VGA OB dan tidak banyak komponen tambahan, jgn pernah menggunakan power supply murahan bawaan casing.</p>
<p>Komputer bukan seperti mainan mobil²an unt anak. Kalau mainan, batereinya drop paling² jalannya jadi pelan dan lampunya redup. Begitu diganti baterei baru, jalan normal lagi. Komponen komputer tdk spt itu, kalau tegangan atau daya kurang maka dia akan rusak permanen. PSU yg jelek berpotensi merusak komponen lain. Jgn pertaruhkan uang jutaan yg sdh kita keluarkan unt beli CPU menguap begitu saja krn kita berhemat bbrp ratus ribu unt membeli PSU yg bagus.</p>
<p><strong>Prosesor</strong>:<br />
Apabila dana terbatas, spek prosesor boleh diturunkan kelasnya (kecuali unt kebutuhan pengunaan yg memang perlu prosesor yg canggih). Komponen ini yg paling gampang di upgrade. Dan kalau kita mengerti sedikit ttg teknis komputer, tdk terlalu sulit unt memacu (overclock) prosesor agar kinerjanya setara dgn prosesor dgn spek di atasnya (yg lbh mahal tentunya). Kelak kalau dirasa kinerja prosesor sdh tdk memadai unt kebutuhan kita, cukup beli prosesor baru yg lbh canggih dan jual prosesor bekasnya. Syaratnya asal mobonya mendukung saja.</p>
<p><strong>Motherboard</strong>:<br />
Yg paling sulit justru menentukan pilihan motherboard. Komponen ini boleh dikatakan tdk bisa diupgrade, krn mengganti motherboard biasanya diikuti dgn mengganti prosesor pula. <span lang="SV">Kalau sudah begini mendingan jual komputer yg lama, beli yg baru. Tips dlm memilih mobo, belilah mobo dgn chipset keluaran terbaru sesuai kemampuan finansial kita. Chipset terbaru biasanya sdh mendukung prosesor generasi yang akan datang beserta fitur²nya. 2 thn lagi, misalnya, komputer kita sdh kedodoran menangani berbagai aplikasi baru, kita tinggal ganti prosesornya saja dgn generasi yg lbh muda. Bacalah thread </span><a href="http://forum.kompas.com/computer-corner/781-papan-bunda-yang-mempersatukan-seluruh-anggota-keluarga.html" target="_blank"><span lang="SV">Papan Bunda</span></a><span lang="SV"> unt tahu lbh jauh soal mobo.</span></p>
<p><strong>Memory</strong>:<br />
Unt saat ini, kapasitas RAM 1 GB adalah syarat minimal unt menjalankan berbagai aplikasi dgn nyaman. Alangkah baiknya bila kita pasang RAM 2 GB di sistem kita. Hal yg perlu diperhatikan adalah spek mobonya, apakah sdh mendukung fitur dual channel (hampir semua mobo keluaran baru sdh mendukung dual channel, kecuali type tertentu). Dng mobo yg support dual channel, dianjurkan unt memakai 2 keping RAM yg identik. Jadi kalau mau pasang memory 1 G belilah 2 keping @ 512 MB dgn merk yg sama (dan kalau bisa batch number yg sama). Memang 2 keping @ 512 MB sedikit lbh mahal dibanding 1 keping @ 1 G, tapi layak dibayarkan krn kinerja memory jadi lebih cepat.</p>
<p><strong>Optical Drive &amp; Hard Disk</strong>:<br />
Belilah Optical Drive sesuai kebutuhan. Kalau memang membutuhkan unt menulis data di DVD, maka mau tak mau hrs memakai DVD-RW. Tapi kalau data cukup ditulis di CD, maka DVD combo adalah pilihan yg paling bijak. Apa pun kondisinya, DVD drive sdh menjadi keharusan dewasa ini. Sebagian besar installer aplikasi² baru sdh menggunakan format DVD, bukan CD lagi.</p>
<p>Koneksi unt Optical Drive dan Harddisk sebaiknya menggunakan yg Serial ATA (SATA). Bbrp mobo keluaran terbaru sdh jarang yg memiliki port IDE/Paralel ATA secara native. Memang biasanya msh tersedia port IDE, tapi itu ditangani oleh satu chipset khusus yg akan merubahnya menjadi SATA. Kadang² deteksinya lbh lambat, sekalipun bisa berfungsi normal.</p>
<p>Demikian suka duka dalam menentukan spesifikasi komputer yg paling pas.</p>
<p>Lalu bagaimana keadaan keluarga dlm ilustrasi tadi? Ternyata malah sering terjadi cekcok antar anggota parlemen krn mereka selalu saling berebut menggunakan komputer yg satu itu. Nah! <!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="inlineimg" title="Smile" src="/DOCUME~1/SKYNET~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" border="0" alt="" width="16" height="16" /><!--[endif]-->Mestinya masing2 dikasih jatah laptop seorang satu.</p>
<p>Silahkan sharing pengalaman teman² dlm membeli komputer rakitan.</p>
<p><em><strong>TUGAS3 PRAKTEKTIKUM ALGORITMA</strong></em></p>
<p>*<br />
* latihanInput.java<br />
*<br />
* Created on October 31, 2008, 8:51 PM<br />
*<br />
* To change this template, choose Tools | Template Manager<br />
* and open the template in the editor.<br />
*/</p>
<p>package latihaninput;<br />
import java.util.Scanner;<br />
/**<br />
*<br />
* @author root<br />
*/<br />
public class latihanInput {</p>
<p>/** Creates a new instance of latihanInput */<br />
public latihanInput() {</p>
<p>}<br />
public static void main(String[]args){<br />
Scanner input= new Scanner(System.in);<br />
double alas;<br />
double tinggi;<br />
double luas, kel, miring;</p>
<p>System.out.println(&#8220;Masukan Angka&#8221;);<br />
alas = input.nextDouble();<br />
System.out.println(&#8220;Masukan Angka&#8221;);<br />
tinggi = input.nextDouble();</p>
<p>luas = alas * tinggi/2;<br />
double kuadrat = (Math.pow(alas,2))+(Math.pow(tinggi,2));<br />
miring = Math.sqrt(kuadrat);<br />
kel = alas + tinggi +miring;<br />
System.out.println(&#8220;Luas =&#8221; +luas);<br />
System.out.println(&#8220;Keliling =&#8221; +kel);<br />
}</p>
<p>}</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/1m4muddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/1m4muddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/1m4muddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/1m4muddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/1m4muddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/1m4muddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/1m4muddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/1m4muddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/1m4muddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/1m4muddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/1m4muddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/1m4muddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/1m4muddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/1m4muddin.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=1m4muddin.wordpress.com&amp;blog=4894809&amp;post=7&amp;subd=1m4muddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1m4muddin.wordpress.com/2008/09/20/about-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/438a02d6381d3bf3fc884833dc10cecf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">1m4muddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
